Dinamika Sosial dan Identitas Transnasional Masyarakat Adat di Kawasan Perbatasan Papua–Papua Nugini
Main Article Content
Melyana Ratana Pugu
Kawasan perbatasan Papua–Papua Nugini merupakan ruang sosial yang kompleks, di mana masyarakat adat mempertahankan hubungan kekerabatan, budaya, dan ekonomi yang melampaui batas negara modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika sosial masyarakat adat serta bagaimana dinamika tersebut membentuk dan mempertahankan identitas transnasional di wilayah perbatasan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder melalui studi literatur dari jurnal ilmiah, buku, dan dokumen resmi yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dan analisis konten untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam dinamika sosial dan konstruksi identitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas transnasional masyarakat adat terbentuk melalui praktik sosial sehari-hari seperti kunjungan keluarga, perdagangan tradisional, dan ritual adat lintas batas. Selain itu, jaringan kekerabatan lintas negara tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan sosial masyarakat. Namun, terdapat ketegangan antara kebijakan negara yang bersifat administratif dengan praktik lokal yang lebih fleksibel dan berbasis adat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tata kelola perbatasan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih inklusif dengan melibatkan masyarakat adat sebagai aktor utama. Dengan demikian, integrasi antara negara dan masyarakat adat menjadi kunci dalam menciptakan pengelolaan perbatasan yang berkelanjutan, adaptif, dan kontekstual.
Badan Nasional Pengelola Perbatasan. (2024, March 21). PLBN Skouw bahas penanganan isu prioritas perlintasan antarnegara RI–PNG. https://bnpp.go.id/berita/plbn-skouw-bahas-penanganan-isu-prioritas-perlintasan-antarnegara-ri-png
Badan Nasional Pengelola Perbatasan. (2025, October 25). PLBN Skouw jadi motor penggerak ekonomi dan pusat aktivitas sosial di perbatasan timur Indonesia. https://bnpp.go.id/berita/plbn-skouw-jadi-motor-penggerak-ekonomi-dan-pusat-aktivitas-sosial-di-perbatasan-timur-indonesia
Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. SAGE Publications.
Chandra, M. N. N. (2026). Strategi pengelolaan keamanan perbatasan Indonesia dalam menghadapi penyelundupan senjata di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini = Indonesia’s border security management strategy in response to weapons smuggling in the Indonesia–Papua New Guinea border.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dewantara, J. A., Budimansyah, D., Komalasari, K., Hidayat, D. N., Efriani, E., & Nurgiansah, T. H. (2025). Multisite ethnography of transnational experiences of border school students: Culture, identity, and citizenship. Issues in Educational Research, 35(4).
Flick, U. (2018). An introduction to qualitative research (6th ed.). SAGE Publications.
Harefa, F., & Supriyadi, A. A. (2025). Leadership strategies for enhancing border security in Papua: A collaborative approach to surveillance and threat management. Journal of National Paradigm-Based Resilience Strategy, 2(1), 1–16.
Kanem, V., & Norris, A. (2018). An examination of the noken and Indigenous cultural identity: Voices of Papuan women. Journal of Cultural Analysis and Social Change, 3(1), 01.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.
Li, X., Meng, X., Ruiz, R. A., & Liew, J. (2025). Types of relations between national identity and global identity and their associated factors: A scoping review. International Journal of Intercultural Relations, 105.
Lutfillah, M. M., Marini, A., & Nafiah, M. (2022). Pengelolaan pendidikan dasar dikaitkan dengan mobilitas sosial. An-Nidzam: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam, 9(1), 126–143.
Miagoni, Y., & Mayor, D. E. (2025). Resolusi konflik perang suku Mee dan suku Moni di Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah. Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Prasetio, D. E. (2024). Perlindungan dan pengakuan hak ulayat masyarakat adat Biak Papua. Realism: Law Review, 2(1), 54–82.
Pugu, M. R. (2025). A case study of the Sota, Merauke cross-border post and socio-economic changes in the Indonesia–Papua New Guinea border region. International Journal of Science and Research, 14(3).
Purnama, G. A. F. (2023). Pembatasan mobilitas sosial warga penolak kewajiban vaksinasi dalam perspektif hukum HAM internasional. Universitas Islam Indonesia.
Putra, I. E., Putera, V. S., Rumkabu, E., Jayanti, R., Fathoni, A. R., & Caroline, D. J. (2024). “I am Indonesian, am I?”: Papuans’ psychological and identity dynamics about Indonesia. International Journal of Intercultural Relations, 99, 101935.
Sabiq, M. Z., & Khasanah, N. (2025). Mobilitas sosial di era teknologi digital AI: Peluang dan tantangannya di Indonesia. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2).
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.





