Masalah-Masalah Penting dalam Kebijakan Presiden Prabowo Subianto Tentang Program Makan Bergizi Gratis
Main Article Content
Audrey G.D Tangkudung
Jemmy Y Kaseger
Robert Sagay
Program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan kebijakan strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui intervensi gizi bagi anak usia sekolah dan kelompok rentan di Indonesia. Program ini hadir sebagai respons terhadap masih tingginya angka stunting, anemia, kekurangan gizi, serta ketimpangan akses terhadap pangan sehat yang berdampak pada kesehatan dan prestasi belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan dan persoalan penting dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis dari perspektif kebijakan publik, keberlanjutan fiskal, tata kelola pemerintahan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kebijakan. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen kebijakan, laporan anggaran, penelitian terdahulu, serta diskursus publik dari berbagai media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan asupan gizi, konsentrasi belajar, partisipasi sekolah, serta pemberdayaan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani dan UMKM. Namun, implementasi program masih menghadapi tantangan kompleks berupa besarnya kebutuhan anggaran, kendala distribusi dan logistik, risiko kebocoran anggaran dan korupsi, lemahnya koordinasi lintas sektor, serta potensi politisasi kebijakan. Kesimpulannya, keberhasilan program sangat bergantung pada tata kelola yang transparan, perencanaan fiskal yang berkelanjutan, koordinasi kelembagaan yang efektif, serta sistem pengawasan yang kuat agar program dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Agustini, U. (2025). Efektivitas dan tantangan kebijakan program makan bergizi gratis sebagai intervensi pendidikan di Indonesia. Jurnal Kiprah Pendidikan, 4(3), 362–368.
Arifin,S.R.(2025).DampakProgramMakanBergiziGratisterhadapPraktikGizi,StatusGizi,TingkatKonsentrasi pada Siswa Sekolah Dasar (Tesis). IPB University.
Arwimbar, P. Y. I., Rahmadani, U., & Ilmidin, I. (2025). Analisis Implementasi dan Kendala dalam programMBGpadapendidikanSD,SMPdanSMANegeridiKotaJayapura.JurnalNers,10(1),1179–1184.
Dunn,W.N.(2018).PublicPolicyAnalysis:AnIntegratedApproach(6thed.).NewYork:Routledge.
EdwardIII,G.C.(1980).ImplementingPublicPolicy.Washington,DC:CongressionalQuarterlyPress.
Esping-Andersen,G.(1990).TheThreeWorldsofWelfareCapitalism.Princeton,NJ:Princeton University Press.
Grindle, M. S. (1980). Politics and Policy Implementation in the Third World. Princeton, NJ: PrincetonUniversity Press.
KementerianKesehatanRI.(2023).LaporanHasilSurveiStatusGiziIndonesia(SSGI)2022.Jakarta: Kemenkes RI.
KementerianPerencanaanPembangunanNasional/Bappenas.(2024).*RencanaPembangunanJangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029*. Jakarta: Bappenas.
LPEMFEBUI. (2025).DorongPemerintahSegeraAturDetailStandarPelaksanaanMBG.ANTARANews, 13 November 2025.
Maharani,I.(2025).PunyaProgramSerupaMBG,SejumlahNegaraIniAlami Masalah Beragam. Kompas,com, 27 September 2025.
SetiadiNugroho,W.(2025).EkonomFEBUGMSebutMBGBerpotensiBermanfaat,tapiHarusTepat Sasaran. FEB UGM, 5 Maret 2025.
SMERUResearchInstitute.(2022).EvaluasiProgramBantuanSosialdiIndonesia:TantangandanRekomendasi Kebijakan. Jakarta: SMERU.
Tangkudung,A.G.(2025).Prabowo-Gibran'sFreeNutritiousFood:ImpactsonHumanCapitaland Community Economy. Journal of Comprehensive Science (JCS).
TenagaAhliUtamaBadanGiziNasional.(2026).ProgramMBGBerhasilMenurunkanAngkaGangguan Kesehatan Anak. BGN, 24 Januari 2026.
TimPenelitiUPI. (2025).UPIDorongKolaborasiMultipihakdalamPenguatanProgramMakanBergizi Gratis. BERITA UPI, 20 Oktober 2025.
WorldBank. (2023).InvestinginIndonesia'sHumanCapital:ChallengesandOpportunities.Washington, DC: World Bank Group.
WorldFoodProgramme.(2021).StateofSchoolFeedingWorldwide2020.Rome:WFP.
YudiNoviandi.(2025).BPOMAcehPerketatPengawalanProgramMakananBergiziGratis.RRI.co.id,8 September 2025.





